MENCETAK GENERASI MUDA BERKARAKTER

MENCETAK GENERASI MUDA BERKARAKTER

Program kerja OSIS masa bhakti 2017-2018 salah satunya adalah mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang bertujuan untuk mengajarkan siswa-siswi untuk dapat berorganisasi dengan baik, mengerti dan memahami arti pentingnya suatu organisasi, menumbuhkan sikap tanggung jawab disiplin diri terhadap organisasi serta memperoleh bekal keterampilan dan pengetahuan dasar-dasar berorganisasi.

Pelatihan ini diberikan oleh pengurus OSIS lama kepada pengurus OSIS baru. Pemberian materi dibagi menjadi 3 bagiaan antara lain :

  1. Pemberian materi didalam ruang sekolah, yang menjadi pemateri adalah bapak/ibu guru
  2. Materi PPB yang dilakukan di luar ruangan tepatnya di lapangan sekolah, yang menjadi pelatih PBB adalah dari team kesiswaan dan,
  3. Materi outbond untuk pengurus OSIS masa bhakti 2018-2019 diadakan di Sumber Maron Karangsuko Pagelaran Kabupaten Malang.

Dipilihnya wisata Sumber Maron antara lain karena akomodasinya murah dan juga cocok untuk anak-anak yang akan melakuakan arung jeram karena aliran sungainya tidak begitu deras. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dikemas dalam bentuk wisata alam dimana menggabungkan kegiatan rekreasi yang menyenangkan dengan permainan yag memacu adrenalin. Pelatihan dilakukan dari pagi hari hingga sore hari.

Para peserta dibagi 10 kelompok untuk melakukan atraksi arung jeram di arus sungai sumber maron dengan menempuh lintasan sekitar 800m, dan atraksi tersebut di lakukan beberapa kali dengan menggunakan ban dalam mobil.

Kegiatan ditutup dengan refleksi dimana setiap kelompok menyampaikan kesimpulan dan hikmah dari aksi arung jeram untuk implementasi dalam dunia nyata. Adapun filosofi yang didapat dari kegiatan arung jeram ini antara lain :

  • Melawan rasa takut

Kepuasan saat sampai di garis finish akan membuat rasa takut mudah untuk dilawan.

Dengan kata lain mental yang kuat dan percaya diri tinggi mampu membawa pada kesuksesan

  • Melatih kerjasama team

Saat melakukan arung jeram intensitas kerjasama saat melakukan arung jeram membuat hubungan sosial menjadi lebih erat.

  • Melatih Emosi

Melatih diri untuk mengambil sikap dalam kondisi yang paling berbahaya pada sebuah team.

            Dari rangkain kegiatan tersebut diharapkan siswa mempunyai keterampilan bersosialisasi, meningkatkan kemampuan berfikir dalam kondisi apapun dengan sekreatif mungkin dan diharapkan pula siswa mempunyai kepercayaan diri, serta berani mengungkapkan pendapat.

Malang, 28 Juli 2019

Niswatul Ulfah, S.Pd.

Pembina OSIS 2017 – 2019
SISWA SEHAT DENGAN GERMAS

SISWA SEHAT DENGAN GERMAS

Oleh : Lies  Setyaningsih

Tujuan Pembangunan Nasional adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menyikapi hal tersebut berbagai upaya di bidang kesehatan dilaksanakan, termasuk upaya peningkatan kesehatan anak usia sekolah melalui program UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan sekolah adalah upaya pendidikan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu,terarah dan bertanggung jawab  dalam menanamkan menumbuhkan dan melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,salah satunya melalui sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat. Germas (gerakan masyarakat hidup sehat) merupakan suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.      Langkah Germas  yang telah dilakukan di lingkungan sekolah lewat UKS dengan melakukan pola hidup yang lebih sehat dengan serangkaian kegiatan seperti  pertama melakukan aktivitas fisik. Perilaku kehidupan modern seringkali membuat banyak orang minim melakukan aktivitas fisik. Lewat kegiatan pelajaran olahraga dan kegiatan Jumat sehat dan senam bersama. Olah raga sebagai kegiatan yang diutamakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan seseorang.kedua makan buah dan sayur, keinginan untuk makan makanan praktis dan enak seringkali menjadikan berkurangnya waktu untuk makan buah dan sayur yang sebenarnya lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa jenis makanan dan minuman seperti junkfood dan minuman bersoda sebaiknya dikurangi  atau dihentikan. Kedua, menambah jumlah konsumsi makanan dari buah dan sayur pada bekal siswa dan fasilitas kantin sehat dan serangkaian menu yang sehat. Ketiga, dengan melakukan cek kesehatan berkala melalui UKS. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perkembangan dan kesehatan siswa. Perkembangan siswa dapat dilihat melalui serangkaian kegiatan yang sudah dilaksanaka, seperti pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, kerjasama dengan dinas luar seperti puskesmas yang tiap tahun secara rutin melakukan penjaringan kesehatan (screening) pada siswa baru. Keempat, yaitu menjaga kebersihan lingkungan di sekolah dengan pembiasaan yang ditekankan pada siswa untuk membuang sampah pada tempatnya, kegiatan jumat bersih dan piket kelas. Kegiatan tersebut terus menerus disosialisasikan pada siswa dan kerjasama dengan seluruh warga sekolah. Kebersihan lingkungan dilakukan untuk mengurangi resiko kesehatan seperti mencegah perkembangan faktor penyakit yang ada di lingkungan sekitar. Kelima, pembiasaan cuci tangan. Fakta seru dengan pembiasaan cuci tangan sebelum makan, setelah buang air, setelah memegang sampah, setelah memegang binatang dapat mengurangi resiko penularan penyakit sekaligus dapat mengurangi absen siswa karena sakit.

              Gaya hidup sehat akan memberi banyak manfaat mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan dari gaya hidup sehat adalah lingkungan yang bersih dan asri  berdampak berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit.             Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa pembiasaan pola hidup sehat di lingkungan sekolah yang disosialisasikan melalui germas dapat meningkatkan kesehatan siswa

Gambar kegiatan screning(Rabu, 25  Juli 2018)

kegiatan jum’at bersih
IMPLEMENTASI GOTONG- ROYONG DI SMP NEGERI 26 MALANG

IMPLEMENTASI GOTONG- ROYONG DI SMP NEGERI 26 MALANG

Gotong royong merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dan bersifat suka rela supaya kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan ringan, mudah dan lancar. Contoh kegiatan yang dapat dilaksanakan secara bergotong royong antara lain pembangunan fasilitas umum dan membersihkan lingkungan sekitar.

            Lomba Green School Festival (GSF) yang diadakan rutin setiap tahun kerjasama Dinas Pendidikan Kota Malang bekerja sama dengan Radar Malang. SMP Negeri 26 Malang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Seluruh warga sekolah dilibatkan , termasuk orang tua siswa. Salah satu bentuk gotong-royong tersebut adalah memperindah kelas dan kebersihan lingkungan kelas dan sekitarnya. Kegiatan dilaksanakan hari Sabtu dan Minggu, karena siswa libur.

Bapak Ibu Guru Diberi Tugas Taman Asuh

Kerjasama wali murid memperindah kelas masing-masing

Siswa membersihkan area yang masih kotor
Kebersamaan siswa mengikuti lomba tarik tambang dalam peringatan hari Kemerdekaan RI

Penulis

Endang Galih wasiati,S.Pd

Guru SMPN 26 Malang

SUPORTER FANATIK

SUPORTER FANATIK

Suporter adalah salah satu bagian penting dalam suatu pertandingan, tanpa kehadiran suporter jalannya sebuah pertandingan pasti akan terasa hambar.

            Di setiap kegiatan yang menampilkan pertandingan olah raga dan perlombaan seni  contohnya kegiatan class meeting, pentas seni, HUT RI, SMP Negeri 26 mempunyai ciri khas, pasti ada supporter yang selalu membawa atribut spanduk Arema dan alat perkusi. Mereka pada umumnya merupakan supporter fanatik Arema. Ya suporter fanatic dalam tanda petik. Suporter “fanatic” yang saya maksud adalah supporter yang tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan, tidak berbuat onar, rusuh ataupun berkelahi dengan  supporter lainnya.

Kegiatan class meeting semester ganjil 2016-2017
Kegiatan class meeting semester genap 2016-2017
Perlombaan pada Kegiatan HUT RI 74

Bagi mereka, hari itu adalah hari dimana mereka bisa meluapkan segala kegembiraannya tanpa dibebani kegiatan rutinitas belajar dikelas. Sambil memberi dukungan pada kelasnya yang akan bertanding ataupun yang akan berlomba.

            Luapan kegembiraan  mereka tuangkan dalam tabuhan alat perkusi Bas dram, tenor dan snar dram , walaupun tabuhan mereka memekikkan telinga namun dengan irama yang bagus dan enak didengar, sehingga membuat siswa-siswi lain berkumpul menuju kegiatan pertandingan.

            Semoga di kegiatan mendatang lebih semarak dan memunculkan bakat siswa di bidang music perkusi.

Malang, 14 Agustus 2019      

Niswatul Ulfah, S.Pd.

TANAMKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DI SMP NEGERI 26 MALANG

TANAMKAN SEMANGAT KEBANGSAAN DI SMP NEGERI 26 MALANG

Semangat kebangsaan menurut KBBI dapat diartikan sebagai suatu dorongan untuk mempertahankan suatu bangsa dan memberikan suatu dampak positif di dalam perkembangan berbangsa dan bernegara.Presiden Jokowi mengatakan bahwa semangat kebangsaan adalah aset terbesar bangsa Indonesia. Pernyataan tersebut pernah disampaikan presiden ketika memberikan sambutan kepada masyarakat yang hadir pada acara menyanyikan lagu “ Harmoni Indonesia 2018” di Plaza Timur GBK, Senayan, Jakarta Pusat. 

Menurut Benny Soesetyo , Penasihat Khusus di bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), semangat kebangsaan tidak cukup menjadi pengetahuan, tidak selesai dihafalkan. Kita harus sampai ke aksi nyata. Karena sekarang zamannya digital, ya aksi dan tindakan itu dilakukan secara kreatif dan inovatif agar sampai ke generasi milenial. Hal itu disampaikan dalam seminar di Universitas Parahyangan Bandung. Menurut beberapa ahli filosofi, semangat kebangsaan dapat diartikan juga dengan nasionalisme. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan yang berhubungan dengan karakter nasionalisme :

  • Melakukan upacara rutin sekolah
  • Salah satu upaya peningkatan sikap dan cara berpikir siswa tentang bagaimana menumbuhkembangkan semangat kebangsaan siswa adalah kegiatan upacara rutin sekolah setiap hari Senin.  Manfaat kegiatan upacara secara langsung berdampak pada peningkatan semangat kebangsaan pada diri siswa. Maksud dari pelaksanaan upacara tersebut adalah bagaimana tata aturan pelaksanaan upacara dapat dipahami oleh siswa dan dapat dikembangkan pada kehidupan sehari-hari serta melatih kedisiplinan.
upacara bendera hari senin
salah satu kegiatan rutin upacara setiap hari senin di sekolah
  • Melakukan upacara hari-hari besar nasional

Kegiatan upacara memperingati hari-hari besar nasional

Kegiatan pelaksanaan upacara memperingati hari-hari besar nasional dilaksanakan di SMP Negeri 26 Malang sebagai bentuk pengimplementasian semangat kebangsaan terhadap peserta didik dan pendidik serta warga di sekitar lingkungan sekolah untuk bersama-sama meningkatkan semangat kebangsaan. Berbagai jenis upacara peringatan hari-hari besar nasional sebagai contoh: peringatan hari kartini, upacara 17 Agustus, hari kesaktian Pancasila, hari pahlawan 10 Nopember, dan masih banyak upacara lainnya. Berbagai jenis upacara hari-hari nasional bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang sejarah Bangsa Indonesia sehingga diharapkan dengan terselenggaranya upacara peringatan hari-hari besar nasional tersebut dapat memaknai perjuangan para pahlawan dan mampu meningkatkan semangat siswa untuk lebih rajin dalam menuntut ilmu baik di lingkungan formal dan lingkungan non formal.

  • Menyelenggarakan peringatan hari kepahlawanan nasional
upacara hari pahlawan 10 November

Kegiatan pelaksanaan upacara rutin setiap hari Senin dan upacara hari-hari besar nasional sangat membantu pembelajaran sikap dan perilaku pada siswa. Manfaat yang dapat diimplementasikan pada siswa perihal upacara adalah bagaimana siswa memandang dan memahami kegiatan upacara sebagai salah satu kegiatan yang banyak membutuhkan semangat tinggi. Tidak semua siswa merasakan manfaat penting dari jalannya tata upacara yang mereka laksanakan setiap Senin. Berbagai nilai positif yang bisa dimanfaatkan oleh siswa dari pelaksanaan upacara, yaitu: disiplin, cinta tanah air, semangat kebangsaan. Peranan pendidik dan orangtua sangatlah utama dalam pengembangan kompetensi akademis anak serta perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu bagaimana pengimplemetasian semua kegiatan akademik dan non akdemik bagi anak adalah tergantung sejauh mana anak tersebut membiasakan dirinya untuk tetap menjadi contoh bagi lingkungannya. Berbagai kegiatan sekolah untuk memperingati har-hari besar nasional adalah bertujuan untuk memberikan pembelajaran pada siswa tentang bagaimana menghargai sejarah bangsa. Kegiatan tersebut tidak hanya seputar mencari sebuah kemenangan, tetapi lebih dimaksudkan kepada nilai yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan siswa sehari-hari baik di lingkungan formal maupun non formal.

  • Bekerjasama dengan teman sekelas yang berbeda suku, etnis, status sosial ekonomi

Masyarakat Indonesia sangat beragam dan kompleks dengan berbagai masalah yang ditimbulkan dari keanekaragaman tersebut. Lembaga pendidikan formal seperti sekolah tentu saj teridir dari berbagai unsur manusia yang sangat beragam. Keanekaragaman tersebut dapat dicontohkan yaitu bahasa, suku, agama, kebiasaan dan masih banyak perbedan lainnya. Untuk itulah sebuah lembaga pendidikan diselenggarakan dalam rangka menyatukan tujuan untuk membangun manusia yang berpendidikan dan dapat mencapai tujuan bangsa. Manusia Indonesia yang sangat beragam tentu saja menjadikan munculnya permasalahan yang setiap hari kita bisa temukan. Maka dengan bekerjasama adalah langkah yang terbaik untuk menyatukan semua perbedaan yang ada di lingkungan masyarakat kita.

  • Memiliki program melakukan kunjungan ke tempat bersejarah

Banyak program kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan nilai akademik siswa. Sebagai contoh: study wisata ke tempat-tempat sejarah. Manfaat dari kegiatan kunjungan tersebbut lebih banyak meningkatkan kompetensi anak di bidang kognitif, afektif,dan psikomotor. Manfaat yang lebih adalah bagaimana menyatukan semua unsur perbedaan pada diri peserta didik dalam sebuah kegiatan mempelajari sejarah budaya bangsa. Sehingga diharapkan dapat menyatukan persepsi dan pandangan peserta didik tentang tenpat-tempat sejarah sebagai warisan nenek moyang kita yang wajib kita jaga kelestariannya. Berbagai jenis tempat wisata bersejarah di wilayah Kota Malang bisa ditinjau dengan mudah sampai pada lokasi.

  • Mengikuti lomba pada peringatan hari-hari besar nasional

Banyak kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati sebuah hari besar nasional. Pihak sekolah sering mengadakan kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan peringatan hari-hari besar nasional. Tujuan diadakan kegiatan hari besar nasional adalah menumbuhkan cinta pada sejarah bangsa dan meningkatkan semangat kebangsaan. Lembaga pendidikan formal sering mengadakan kegiatan tersebut supaya para siswa tidak hanya menunggu ingin meramaikan suasana hari besar nasional, tetapi lebih kepada bagaimana cara peserta didik tersebut dapat memaknai hari besar nasional dengan baik

Salah satu kegiatan para siswa dalam peringatan Hari Kartini di sekolah dengan memakai pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia

Peringatan Hari Pramuka di SMP Negeri 26 Malang

Penulis : Endang Galih W

Guru Mapel IPS

× Ada yang bisa dibantu?